
Instrument Part 2
March 14, 2008Berlanjut dari posting instrument yang pertama yah
setelah mengenal wujud dari bass elektrik, ada juga yang namanya kontra bass, untuk ini tidak dibahas disini, nanti ajah
soalnya aku g tau menahu tentang instrument ini, yang pasti jenis ini serupa dengan biola, cello, dan sudah pasti Fretless (Tanpa fret)
silahkan cari di google untuk bentuknya
akan lebih baik jika berlatih bass, anda memiliki bass sendiri, soalnya kenapa? supaya tiap saat anda bisa berlatih, “bagaimana saya berlatih kalo g punya bass?” bisa aja yang kamu lakukan melatih otot2 jari dengan menekankannya 1 per 1 ke tanah atau meja, nah model latihan ini sangat penting, mengingat posisi tangan dalam memainkan bass harus kokoh, maka latihlah dengan menekankan jari anda 1 per 1 ke permukaan tanah, latihan yang bener, usahakan lengan anda tidak bergerak kekiri atau kekanan pada saat menekankan jari ke tanah, yang bergerak hanya telapak tangan hingga pergelangan, lumayan susah, tapi hasil yang akan didapatkan sangat banyak,
jika yang sudah punya bass, latihannya g jauh beda ma yang g punya, ingat “Penjarian juga masih tetep dilakukan oleh pemain dunia (jhon myung, michael manring, tetsuo sakurai, just say the name !!), jadi jangan di anggap enteng”
1 : jari telunjuk
2 : jari tengah
3 : jari manis
4 : kelingking
untuk angka Romawi (I,II,III,IV,dst) menandakan nomor fret secara berurutan, I berarti fret pertama atau pd nada Fa/F
Step 1 :
jika udah punya bass, lakukan penjarian pertama yaitu, Kromatis, tekan jari 1 per 1 dengan jarak fret 1/2-1/2, atau berurutan, setelah 4 fret untuk senar atas turun, ke senar bawahnya dan naik lagi ke atas untuk latihan awal, berlatihlah dari fret ke 5 atw pada nada “A” ekmudian setelah anda merasa mudah melakukannya di fret ke 5 (2 atw 3 bulan) turun ke fret 3 atau “G” dan setelah anda mudah melakukannya di situ, lakukan penjarian dari fret terbelakang, fret pertama, atau “F”, atau Fa
Rasakan!!!!! selami!!!!! dan silahkan urut tangan anda,
wakkakakak pegel pak!!
—-4—–3—–2—–1—-
—-4—–3—–2—–1—-
—-4—–3—–2—–1—-
—-4—–3—–2—–1—-
ok! setelah sampai di fret “F”
berikutnya kita menuju ke langkah berikutnya
Step 1:2
berikut ini bisa dilakukan pada step 1 berbarengan
latihannya sama dengan latihan diatas, tetapi untuk setiap perpindahan fret, jari yang sebelumnya tidak boleh diangkat, atau tetap menempel. pertama anda menggunakan jari telunjuk, setelah itu tetap tekan dan jari tengah menekan ke fret berikutnya, kemudian ketika jari manis akan menekan fret berikutnya, jari 1 dan 2 tetap menekan,mungkin temen berkata, “kenapa harus seperti ini??? bukannya ini penyiksaan? bikin lengan pegel, cape, n aku tuh main bass buat nyari hepi bukan nyari cape’” kalo ini yang ada dibenak kalian, tolong kalian tahan n hilangkan fikiran itu, kalo nggak bisa, saya anjurkan untuk membuang impian kalian buat jadi bassis n ganti aja dengan yang lain, sayang waktunya terbuang, meraih impian n membuatnya menjadi nyata g semudah seperti saat kita membuat impian itu menjadi ada di benak kita, n g semudah membalik telapak tangan, pokoknya inget ajah, suatu saat nanti kalian akan mengerti pentingnya memiliki otot jari yang kokohdalam memainkan bass yang senarnya naudzubilah gede2 amat.
saat ini saya kasih beberapa alasan aja kenapa latihan 1:2 dilakukan, melatih jari untuk mempertahankan Sustain atau panjang nada pada not yang dimainkan. untuk membentuk shape tangan yang indah dan perpindahan jari yang membutuhkan gerak sedikit saja untuk berpindah not, artinya jari2 kita terbiasa untuk tidak terlalu jauh berada diatas senar ketika sedang tidak digunakan atau idle n ketika dibutuhkan untuk dipakai, maka waktu sepersekian detik itu tidak akan terlambat, sungguh sangat fatal kalo sampai telat dikit aja, groove yang udah kawan2 bangun bakal rusak sepenuhnya. trust me!! saya sudah beberapa kali melakukan kesalah ini, makanya saya g ingin temen2 melakukan kesalahan yang sama seperti saya
silahkan dilanjutkan ampe kalian udah bener2 mentok tok tok jadi bassis, kapan itu?? hanya kalian yang tau
untuk temen2 yang baru belajar pada tahap ini, saran saya, jangan terlalu di pusingkan dengan urusan sound dulu, memang sound itu penting, tapi kalo mainnya g bener??
untuk sound nanti kita bahas lebih lanjut, sekian untuk sesi ini, kalo ada yang kurang, mohon di comment segera, kalo ada kata2 diatas terutama yang bercetak tebal diatas yang menurut kalian terlihat arogan, saya tidak akan meminta ma’af,
hihiihihihihihihi terkadang dalam menyampaikan suatu kebenaran seseorang bakal mendapat cemooh n ejekan dari orang lain.
wah mantap om.. teruskan perjuangannya tak tunggu lesson2 berikutnya… wakkakakkak….
happy blues n kick ass rock n roll